Lesson From Lee Kwan Yew Interview

The things that a country has to have:

  • Sense of common destiny
  • The ability to overcome the unexpected challenges and the ability of adapting to change as well as stability in achieving the goals
  • The government has to have the best and the brightest people

“There are too many opportunity to do well in life. Don’t ever pessimistic. With Do’a and Effort everything will happen” (Lee Kwan Yew)

What LKY will do if he were 20 years old now:

  • Get a high education (in english)- Go to Harvard, Cambridge, Oxford
  • Understanding the Chinese languange and culture (It has to be my second language)

Thank you for your advices Minister Mentor of Singapore. You open my eyes and lift up my spirit! There are long way to go, a lot of things can happen in the next 20 years.

Rully Prasstya

Pentingnya Peran Entepreneur, Produktivitas (Waktu yang Bermanfaat), Pemerintah, dan Self Up Grading

Bismillah,,

Semuanya bermula atau berawal dari produktivitas individu. Apa yang dapat ia hasilkan atau apa nilai tambah yang dapat ia berikan. Hakikat dari pekerjaan adalah menghasilkan nilai tambah itu sendiri. Seseorang yang menggunakan waktunya namun tidak memberi nilai tambah atau tidak menghasilkan nilai tambah, maka yang ia lakukan adalah sesuatu yang sia-sia. Ia sendiri yang akan menerima akibatnya nanti, baik berupa kegagalan, maupun keterburu-buruan dalam menghasilkan nilai tambah pada kesempatan berikutnya.

Kembali pada nilai tambah atau produktivitas. Secara sederhana kita bisa mengilustrasikan sebagai berikut. Segalanya bermula dari produktivitas sang petani. Satu orang petani akan menanam satu tanaman, petani yang lain menanam komoditas lain. Mereka lalu nanti akan saling bertukar. Pada kondisi ini, petani yang sejahtera adalah petani yang mampu menghasilkan sesuatu yang lebih banyak dan bernilai tinggi. Misalnya ia rajin menanam, menggunakan bibit ungul, berada di lahan yang subur, dll. Petani yang memperdagangkan hasil tanam nya ini tentu mendapatkan keuntungan atau profit. Lalu muncullah peran pemerintah. Pemerintah merupakan pihak yang akan mengeluarkan kebijakan (policy) agar kehidupan menjadi lebih baik. Tugas pemerintah ada beberapa, di antaranya:

  • Di antara rakyatnya tentu ada orang yang tidak mampu, misalnya karena cacat, sakit, dll. Pemerintah akan menjadi agen penyalur atau pemerata kesejahteraan tersebut. Hal ini dapat dilakukan pemerintah dengan cara memungut pajak dari para petani/pedagang tersebut.
  • Selain hal di atas, pemerintah, dengan uang pajak yang dipungut dari petani tadi, juga akan membangaun fasilitas publik. Seperti sekolah, rumah sakit, jalan, jembatan, dll. Intinya pemerintah adalah orang yang adil dan bersifat sebagai katalisator dan penengah dalam setiap penambilan kebijakan.
  • Disini terlihat secara jelas, bahwa pemerintah bisa bekerja jika ia memiliki uang yang bersumber dari pajak tersebut. Pajak akan muncul apabila petani melakukan produktivitas atau menghasilkan sesuatu atau dengan kata lain bekerja. Menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada.

Begitulah siklus kehidupan berjalan, selebihnya, maka adalah cerita tentang suplementary atau peran penopang. Misalnya:

  • Peran tentara. Karena adanya peluang ancaman dari daerah lain. Maka suatu negara akan memiliki tentara. Negara memiliki tentara apabila negara tersebut punya uang. Uang negara berasal dari pajak. Pajak ada jika petani atau pedagang berusaha. Jika petani tak ada, maka tak ada pajak yang bisa digunakan oleh pemerintah.

Di sini terlihat bahwa ternyata peran sentral itu berada pada petani. Petani di sini merupakan bentuk sederhana dari entrepreneur atau businessman. Seperti orang yang memproduksi mobil, memproduksi makanan (sesuatu yang akan terus ada dan berjalan), memproduksi pakaian, dll.

Ketika sudah cukup stabil, maka kebutuhan manusia pun akan semakin berkembang. Karena itulah muncul sektor jasa untuk menopang kehidupan. Seperti jasa salon, jasa cuci mobil, jasa akuntansi, jasa konsultasi manajemen, dll. Tapi tetap, intinya ada di sektor produksi tadi.

Jika kita melihat lingkup internasional, seperti lembaga World bank atau PBB. Lembaga tersebut ada karena adanya sokongan kumpulan dana dari negara-negara di dunia. Mereka pun melakukan kegiatan poverty eradication, dll. Kembali kita ingat, uang yang ada pada negara penyetor dana tesebut berasal dari dana pajak.

Hakikat yang bisa kita lihat di sini adalah, pemerintah harus selalu mendorong masyarakatnya untuk menjadi seorang entrepreneur atau orang yang bisa memberikan nilai tambah.

Jika pemerintah menginginkan negara nya maju dan berkembang, maka ia harus mensupport warga negaranya agar menjadi warna negara yang produktif, yang mampu menghasilkan sesuatu.

Mengenai masalah selanjutnya, seperti kebijakan pemerataan, pembangunan fisik, pendidikan, kesehata, dll akan bisa terselesaikan relatif lebih mudah, mengapa? karena pemerintah telah memiliki dana untuk berbuat atau bertindak.

Note:

  • Saya menjadi sadar akan peran ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan mendorong pada research and development. R&D akan mendorong pada produksi sesuatu yang bernilai tinggi. (Jadi pemerintah harus mendorong warganya untuk menjadi orang yang terdidik, lalu mendorong sebagian kecil dari mereka untuk menjadi seseorang yang benar-benar pakar dan melakukan R&D. Penemuan sesuatu yang baru yang akan bisa mendorong pada produksi masal).
  • Peran saya nantinya, misalnya dengan bekerja di IDB atau WB, maka saya akan berusaha untuk melakuakn poverty eradication, dengan membantu mereka untuk berusaha dan menghasilkan nilai tambah. Dengan cara: memberi skil dan memberi modal.
  • Sunguh sangat penting berada pada posisi eksekutif atau pada posisi pemerintah. Kita bisa membuat kebijakan yang benar-benar akan berorientasi pada kebaikan masyarakat.
  • Jika akuntansi merupakan sesuatu yang sifatnya mendukung. Ia ada karena otak yang ia miliki. Ia ada karena pengetahuannya membuat sesuatu menjadi lebih mudah, maka pada tahap persiapan ini, saya harus mengisi diri saya agar menjadi orang yang benar-benar berguna: dari sisi otak yang cerdas dan mempu menganalisa permasalahan serta memberika alternatif solusi atau ide, sampai pada menguasai skill teknis yang diperlukan. Namun tetap, bagaimana pun, kemampuan memecahkan masalah dan menghasilkan ide atau solusi merupakan sesuatu yang sanagt penting. Oleh karena itu saya harus lebih banyak membaca. KARENA MEMBACA MEMPERTAJAM OTAK, MEMBUAT DIRI KITA BISA MENGANALISA LEBIH BAIK. SELAIN ITU, TERBIASA DENGAN PEMIKIRAN DAN PENDAPAT ORANG HEBAT JUGA AKAN MEMBUAT OTAK KITA MAKIN HEBAT. (Perbanyak mendengarkan pendapat atau kuliah dari orang-orang hebat).

Allah, kuatkan lah diri ku, berikanlah aku petunjuk, cerdasakanlah aku, kuatkan aku agar aku bisa menjadi seseorang yang pantas dan layak untuk memimpin negeri ini. Allah, bantulah aku untuk meng-up grade kemampuan diri ku. Allah, akau sangat yakin bahwa Engkau tahu apa yang aku butuhkan untuk berada pada posisi tersebut, maka kuatkan lah aku wahai Allah, untuk memperoleh hal tersbeut.

Hal terpenting lainnya adalah, pemimpin harus berusaha agar hukum Allah tegak di tengah-tengah masyarakat, jika hukum Allah tegak, maka pasti kehidupan akan menjadi teratur dan lebih baik. Adakah hukum yang lebih baik dari hukum Allah?

Segala sesuatu yang saya lakukan haruslah sesuatu yang bermakna,,,, (Kandungan QS Al-Ashr)

Rully Prassetya

Several Last Day of Ramadhan

Today is the last two days of ramadhan. I don’t know why, but I just feel so sad. I feel something worth will leave me. If I take a look into my ramadhan this year, maybe it is the worst ramadhan that I ever had. I feel so unsatisfied with what I have done. Now, I only can regret my self, hoping next year I can meet it again and can maximize it’s present.

I remember Rasulullah said that who met ramadhan but when ramadhan passed his sins still not forgiven then he really a poor guy. I’m afraid that I’m included in that group. Allah, thank you for letting me meet ramadhan this year. Thank you for every great things that you have given me. Your love is unlimited and uncounted to me. I am ashamed to you Allah. How can I still live and step on your earth, but I  don’t put you on top of my mind every second. Forgive me Allah. I’ll try to be a great muslim from now on. Forgive me Allah.

Rully Prassetya

Effort and Pray

What are the things that we have to do in order  improving our capabilities? For me, nothing else except effort and pray. This two things like a two side of coin, can’t be separated.  Don’t ever dream that we can be a great person without a big effort, and also don’t ever confident that you will be an amazing person without permission or willingness of Gods.

In our daily life maybe we can see a lot of success people which do not believe in God. If we take a deeper look, they are not happy, because the eternal happy is only when we close to God and can be beneficial for the society.

Based on this understanding, I’ll always  perform my best effort and make my own self closer with God. At the mean time, I’ll always try to make people around me realize and do the same even better thing.

Rully Prassetya

David Eccles School of Business University of Utah, USA